KWU2020_5B_NUR AFRIA NINGSIH



Kisah Sukses Reza Nurhilman, Sang Presiden Keripik Pedas Maicih

 

      Tak pernah terbayangkan oleh Reza Nurhilman jika perkenalannya dengan seorang nenek tiga tahun lalu menjadi awal kesuksesannya berbisnis. Pemuda 23 tahun ini menceritakan bagaimana bisa menemukan resep keripik singkong "setan" Maicih, yang kini menjadi perbincangan hangat di dunia maya dan tenar di kalangan anak muda Bandung. Sekitar 2008, Reza diajak oleh seorang temannya ke daerah Cimahi dan mencicipi keripik buatan si nenek yang enggan ia sebutkan namanya. "Saya cicipin keripiknya dan memang enak," kata Reza atau biasa disebut Axl, Presiden Keripik Maicih, saat berbincang dengan Tempo di salahsatu kafe di Bandung. Saat itu bungsu dari tiga bersaudara ini masih bekerja serabutan. Sesekali ia mengikuti pelatihanmotivasi sumber daya manusia. Ia belum terpikir akan menggeluti bisnis itu. Baru pada Junitahun 2009, Axl kembali mengunjungi rumah nenek itu. Ia melihat si nenek hanya membuat keripik pada saat-saat tertentu dan pemasarannya amat terbatas. Terlintas dalam pikirannya untuk membangun usaha menjual keripik. 

    Reza Nurhilman merupakan pria kelahiran Bandung, 29 September 1987, bungsu dari tiga bersaudara. Sejak kecil, orang tua Reza bercerai hingga membuatnya kemudian diasuh oleh orang tua angkat. Menyandang status Broken Home, membuat Reza sempat terjerumus ke hal-hal negatif saat masih muda. Setelah lulus dari SMA N 2 Bandung, Reza tidak melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi dan memilih untuk merintis usaha. Bermodalkan dari uang yang berhasil ia kumpulkan, Reza kemudian mencoba berbagai jenis usaha.


 

    Mulai dari berjualan bermacam-macam produk seperti barang elektronik hingga berjualan pupuk ia lakukan selama hampir empat tahun dari tahun 2015 hingga tahun 2009 untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun di tahun 2009, Reza memutuskan untuk berkuliah.

    Pada tahun 2010, Reza kembali mencoba berwirausaha dengan menjual keripik singkong pedas. Bisnis cemilan tersebut dimulai ketika ia bersama temannya pergi ke Cimahi. Disana Reza mencicipi keripik lada pedas buatan seorang nenek dan ia tertarik dengan rasa cemilan tersebut. Tanpa malu-malu Reza menanyakan resep keripik buatan nenek tersebut. Nenek itupun tanpa keberatan memberikan resepnya. Berbekal resep dari nenek tersebut, membuat Reza kemudian fokus menggeluti usaha cemilan keripik singkong pedas. Dengan strategi bisnis yang tepat ia yakin bisnis cemilannya bisa dikenal di seluruh Indonesia.

    Dengan modal 15 juta rupiah, Reza mulai memproduksi kerupuk singkong dan memproduksi 50 bungkus perhari. Ia memberi nama produk keripiknya Maicih dan diluncurkan pada Juni 2010. Ia membuat keripik pedasnya dengan level pedas berbeda-beda dari level 1 hingga level 5 yang dipasarkan dengan cara berkeliling dan memanfaatkan akun sosial media yang ia gunakan.

    Di awal tahun 2011, usaha miliknya yang awalnya sebagai industri rumahan ini secara resmi telah memiliki CV. 29 Synergi. Kemudian perusahaan ini meraih kesuksesan dan mulai dikenal masyarakat dengan merk dagang ‘Maicih‘ pada Februari 2011. Kemudian PT.Maicih Inti Sinergi memisahkan diri dari produsen awal dan memiliki pabrik sendiri setelah permintaan semakin meningkat dengan Reza Nurhilman sebagai Komisaris. PT. Maicih Inti Sinergi juga memiliki susunan manajerial yang sangat unik, dengan susunan antara lain: Presiden, Menteri Pangan, menteri Perhubungan, Menteri SDM, dua Menteri Menkominfo, dan Menteri Keuangan. Dengan total jenderal yang ada saat ini adalah sebanyak 144 orang, terbagi menjadi 4 kategori jenderal, yaitu: Jenderal Sepuh, Jenderal Batch 1, Jenderal Batch 2, dan Jenderal Batch 3.

    Alasan saya memilih Reza Nurhilman adalah beliau seorang pekerja keras mulai dari nol sampai meraih kesuksesan, memiliki jiwa yang pantang menyerah serta tidak pantang mundur dengan segala ringtangan yang beliau alami. Semoga dapat menginspirasi bagi kita semua...

Komentar